BERKENALAN DENGAN DRUPAL 8

Untuk berkenalan secara resmi sebaiknya langsung berkunjung pada drupal.org, berikut ini hanya membahas sisi lain dari drupal 8 (D8). Berdasarkan masa lalu, drupal versi baru akan diminati orang setelah 6 bulan sejak versi final diluncurkan. Pada bulan pebruari 2015 D8 baru pada tahap versi Beta, mungkin beberapa bulan lagi akan muncul versi RC (release candidate), dan mungkin pertengahan/akhir 2015 baru muncul versi final. Itu artinya D8 mungkin akan banyak diminati pada awal 2016.

Diminati banyak orang itu berarti juga telah banyak module dan themes dalam versi D8. Jadi kalau mau main aman, tunggu saja. Tapi untuk membangun web baru atau sekedar icip-icip, maka D8 patut di-oprek. Perlu diketahui bahwa default themes Bartik ternyata sudah sangat bagus, terutama pada region (layout). Dan core module yang diusung juga sangat komplit. Sedangkan modul tambahan yang penting juga sudah upgrade ke D8.

Memang D8 pada versi Beta belum 100% stabil, karena versi beta itu berarti masa testing. Terutama soal performance, ada yang melakukan benchmark, ternyata D8 lebih lambat bila dibandingkan D7. Tapi pasti kalau sudah final maka akan lebih wuzzz, karena soal performance diagendakan dalam sentuhan akhir. Atau mungkin tetap lebih kenceng D7, who knows, kita tunggu saja.

PERUBAHAN BESAR

Kritik yang mengemuka atas perubahan besar yang terjadi pada D8 dapat digambarkan sebagai berikut: bahwa pengembangan drupal versi sebelumnya seperti membangun mesin Truk dengan tendensi supaya bisa mengangkut muatan besar dan berat, dan sekarang dirombak total menjadi kendaraan MPV supaya bisa bergerak di segala medan, seperti jeep atau kendaraan 4x4 atau kendaraan ampibi lain.

Itu untuk apa, kalau memang ada kelemahan mengapa tidak diperbaiki saja, mengapa harus dirombak total. Wal hasil ada sekelompok orang yang tetap bersikukuh dengan D7 dengan mengembangkan versi Fork yang disebut Backdrop CMS.

Tapi bila kita menyelami pemikiran Dries Buytaert, terlihat bahwa tendensi dasar yang dikembangkan tetap konsisten, yaitu mengembangkan mesin Truk, dengan tambahan yang bisa bergerak di segala medan ....hahaha, gitu aja kok repot.

Seperti dikatakan Dries target drupal antara lain adalah 'mobile every where'. Sebenarnya telah dicoba dengan mendorong pengembang modul tambahan untuk bisa memenuhi maksud tersebut, namun ternyata tidak bisa tuntas. Dan lagi pendekatan prosedural yang selama itu dipakai membuat para pengembang menjadi seperti katak dalam tempurung, sangat pandai mengoprek kecanggihan drupal (drupal geek) namun sulit berkomunikasi dalam komunitas yang lebih besar, misalnya komunitas PHP.

Sebenarnya masih banyak kelemahan yang terkandung dalam D7, kritik berikut ini dalam taraf tertentu ada benarnya --- https://www.butterfly.com.au/thinking/blog/entry/joomla-vs-drupal-a-tech... ----- Daripada repot, akhirnya Dries Buytaert mengambil keputusan untuk mengadopsi beberapa komponen Symfony Framework dan komponen php lain. Sebenarnya yang diambil itu hanya sebenarnya sebagian kecil, hanya jantungnya saja, dan secara keseluruhan tetap drupal. Sebaliknya, symfony juga mengadopsi beberapa komponen drupal. Itu semua sebenarnya urusan pengembang drupal core, untuk menghemat waktu bagi para pengembang modul dan themes tidak perlu sibuk dg Symfony, cukup hanya mempelajari aturan main yang baru. Sedangkan untuk pengguna awam maka cara menangani D8 sama saja dengan D7, hanya sedikit berbeda.

MASA DEPAN DRUPAL

Melihat pengembangan D8 diperkirakan pengguna drupal yang berasal dari lapisan perusahaan (enterprise) akan makin meningkat, karena dengan D8 maka aplikasi eksternal akan lebih mudah terkoneksi dengan engine drupal, dan tentu saja juga karena 'mobile every where'.

Untuk mereka yang sudah malang melintang di dunia framework dan php, mungkin juga akan berdatangan untuk menikmati suasana 'instant' dengan tidak meninggalkan skill yang telah dikuasai. Sedangkan untuk pengguna awam mungkin tidak banyak berubah, walau user interface D8 lebih mudah, antara lain dengan dimasukkannya modul CKEditor dalam core, sehingga langsung siap pakai untuk nge-blog. Karena tetap saja dianggap drupal itu 'sulit'. Dan tentu saja secara jumlah keseluruhan pengguna drupal masih akan tetap jauh dibawah pengguna wordpress.

Perlu digaris bawahi bahwa drupal adalah CMS yang didalamnya juga include Framework. Artinya drupal adalah solusi pertengahan antara kemudahan CMS berseberangan dengan keleluasaan modifikasi dan improvement pada framework. (catatan: drupal juga oke banget lho walau hanya untuk sekedar ngeblog) Betul, bahwa drupal itu bukan solusi untuk semua kebutuhan. Tapi yang jelas dengan kehadiran D8, maka drupal telah menjawab tantangan kebutuhan teknologi, hardware, software dan aplikasi terkini.

Tags: 
">