Review Modul & Theme Drupal 8 (versi beta)

Perlu digaris-bawahi bahwa pada drupal 8 (D8) terjadi perombakan besar (overhoul) atas code-nya, bila sebelumnya menggunakan pendekatan prosedural maka sekarang dengan pendekatan object oriented programming (OOP). Pendekatan prosedural itu terlihat pada sistem hook, mungkin tergambar seperti kabel yang menghubungkan antar class atau modul supaya terkoneksi dan hidup dalam sistem drupal.

Jadi sistem hook itu relatif statis, seperti mie di piring yang sangat rumit. Atau bisa digambarkan seperti koneksi modem speedy lewat kabel langsung colok ke komputer. Coba bayangkan kalau itu perkantoran besar dengan banyak komputer, pasti kabel untuk koneksi internet-nya sangat rumit. Beda dengan OOP, yang mirip Wifi, tanpa kabel. (BTW, kalau hanya untuk pribadi maka koneksinya lebih utuh dan stabil dengan koneksi kabel).

Kompleksitas itulah yang menjadi antitesis, ditambah lagi bahwa drupal selalu berusaha menjawab tantangan kebutuhan dan teknologi terkini. Maka solusi D8 adalah berpindah pendekatan menjdi OOP, dengan mengambil sedikit komponen dari Symfony Framework dan komponen PHP lain. Ini adalah beban berat yang ditanggung pengembang drupal core dan banyak melibatkan para ahli dari komunitas php lain, seperti Fabien Potencier si pengembang Symfony.

Pada sisi pengembang modul dan theme, maka dalam D8 mereka ini akan sangat dimudahkan dan diperlebar ruang kreasinya. Namun persoalannya adalah pada versi beta ini, code-nya masih terus-menerus direvisi, dan karena ini barang baru, maka sementara ini (versi beta) dapat dikatakan melumpuhkan para pengembang modul dan theme. Bisa kita amati, pada versi beta ini sangat sedikit themes yang D8, dan diantara yang sedikit itu sulit ditemui yang bisa berjalan mulus. Begitu pula modul luar, rata-rata masih error.

Tapi nanti kalau sudah stabil pada D8 versi final dipastikan akan banyak bermunculan modul dan theme baru. Dan yang lama kemungkinan banyak yang tidak dikembangkan lagi ke D8. Pertama, mungkin karena kebutuhannya sudah terjawab oleh drupal core, seperti modul plupload untuk upload gambar/file dg jumlah banyak sekali klik, karena sekarang secara dna drupal core memiliki kemampuan tersebut.

Contoh lain adalah modul semacam lazyloading, karena D8 sudah otomatis punya kemampuan modul itu, yaitu halaman yg ada gambarnya akan tampil ketika diakses hanya setelah terdownload penuh. Jadi gambar tidak tampil merambat sedikit demi sedikit. Dengan ini search engine macam google menganggap web kita itu cepat, karena loading gambar tidak dihitung dalam kecepatan akses. Dan dengan kemampuan ini maka web kita tampil lebih cantik. Kalau kita teliti lagi, mungkin ada beberapa modul lagi.

Kedua, mungkin suatu modul tidak dikembangkan lagi karena tidak bisa mengikuti kecenderungan global perubahan pada D8, misalnya responsive itu penting.

MODUL JUICEBOX GALLERY

Untuk themes, sementara ini yang paling aman adalah Bartik, themes bawaan drupal. Ini sudah sangat bagus, (ini agak berbeda dg Bartik pada D7). Mungkin yang sedikit mengganggu itu hanya main-menu, kalau tidak suka bisa disembunyikan sambil nunggu modul menu yang stabil, atau kita oprek sendiri dengan membikin sub-theme.

Untuk modul, bawaan drupal core sangat komplit, no comment dech. Berikut ini hanya membahas modul Juicebox. Ceritanya dimulai pada pertengahan tahun 2014, banyak pengguna modul gallery formatter meminta modul tersebut supaya bisa responsif, ada yg berusaha bikin patch responsif, tapi masih saja tidak bisa sempurna. Entah mengapa sang developer gallery formatter tidak berusaha menanggapi secara serius permintaan tersebut.

Salah satu pengguna tersebut, yang bernama RJacob mengambil inisiatif dan bikin acara sendiri dengan membikin modul Juicebox. Sebenarnya rjacob adalah seorang amatir biasa, secara pribadi modul yang dibikin tersebut untuk blog pribadinya. Pada tiga bulan pertama modul D7 tersebut belum stabil, walau seorang amatir biasa, rjacob adalah orang penuh passion, tiap ada laporan bug selalu ditanggapi serius. Dan pada akhir 2014 pengguna juicebox sudah delapan ribu lebih.

Selanjutnya pada era D8 dipastikan pengguna juicebox akan terus meningkat, pertama karena modul tersebut responsif, kedua karena rjacob sangat aktif. Pada saat ketika modul yang versi D7 sudah stabil, rjacob sudah melakukan lompatan dg porting modul tersebut ke versi D8. Walhasil pada awal 2015 ini, ketika D8 masih dalam versi beta, modul jucebox sudah sepenuhnya stabil.

Memang rjacob hanyalah seorang amatir biasa, modul tersebut hanya sarana koneksi supaya library yang diambil dari juicebox supaya bisa hidup. Juicebox itu sendiri adalah bikinan para profesional yang kebetulan memberikan layanan versi gratis. Karena library jucebox tersebut bukan termasuk opensource, maka kita tidak diperkenankan mengobrak-abrik code library tersebut, misalnya dengan menghapus link kredit titel juicebox pada gallery kita. Keterbatasan lain bila kita mengambil versi gratis adalah tiap-tiap halaman (page) gallery maksimal hanya bisa kita pasang 50 gambar. Juga tidak ada split endpoint image style besar-sedang-kecil.

PENGEMBANGAN MODUL & THEME

Kebanyakan modul top itu seperti rjacob dengan juicebox-nya, sifatnya hanya porting library lain supaya bisa berjalan pada drupal. Jenis yang sedikit berbeda adalah ketika seorang yang mendapat pesanan khusus atas projek tertentu, kemudian modul atau theme yang dibikin itu diluncurkan secara terbuka pada drupal.org Dan tentunya tidak sedikit karena modul dibikin itu sangat khusus, maka tidak di-publish.

Perlu kita garis bawahi bahwa drupal adalah yang paling banyak memiliki modul dan themes dibandingkan semua CMS. Coba bayangkan, banyak sekali orang yang berkreasi membikin modul dan themes di drupal, baik itu yang dipublish atau tidak. Itu artinya orang acakadul awam juga berpeluang ngeksis di drupal asal modul dan theme-nya memenuhi standar. Karena pembuatan modul & theme di drupal paling mudah, buktinya paling banyak yg bikin.

Pada era D8 ini kabarnya untuk pembuatan modul dan theme lebih dipermudah lagi, jadi kira-kira nanti pasti lebih seru. Kita lihat diantara kita apakah nanti ada yang berkenan untuk membuat modul tarif pengiriman paket Pos dan Tiki. Pada masa lalu kelihatannya sudah ada yang bikin, tapi tidak berkembang. Atau mungkin modul lain, misalnya filtering menu-taxonomy yang mencakup nama profinsi hingga tingkat desa. atau apalah.

Untuk themes, kemungkinan juga akan banyak berkembang. Mungkin bagi yang tidak berjiwa seni mereka akan rame-rame porting template Bootstrap atau HTML yang banyak bertebaran dan cantik-cantik itu. Ya, drupal 8 pasti akan lebih heboh. *) sekian

Tags: 
" style="display: none;">Honeypot