Web Server
Ada salah seorang pengembang Drupal berkata, "Web server apa yang cocok dengan drupal ???, pertanyaan itu tidak relevan." Bila ditelaah memang benar, ya semua cocok. Itu lebih tergantung jenis kebutuhan kita, kemampuan (skill) dalam mengelola web server, dan kemampuan isi kantong kita dalam membiayai server hosting.
Sebagai pembuka wacana berikut ini disampaikan beberapa web server
Apache (Direkomendasikan)
Adalah web server yang paling banyak digunakan, dan kebanyakan drupal juga ditempatkan pada web server Apache. Drupal bisa berjalan Apache 2.X pada semua operating sistem (OS) Linux dan juga Microsoft Server. Mayoritas pengembang Drupal juga lebih berpengalaman dengan Apache dan telah banyak melakukan uji coba Drupal dalam Apache.
Kunggulan
Seperti disebutkan di atas, sangat kompatibel dengan Drupal, dan untuk dynamic request atas PHP juga cukup unggul
Kelemahan
Boros resource, alias server mudah overload. Karena apache terlalu banyak fitur sehingga bisa melayani apa saja dan akibanya jadi boros. Kecuali pada seri terbaru Apache 2.4 masalah tersebut agak teratasi dan juga masalah load balancing. Masalahnya kebanyakan web panel untuk saat ini sangat jarang yang sudah kompatibel dengan Apache 2.4, pada CPanel kelihatannya juga belum stabil, kecuali bila anda mampu melakukan instal manual apache 2.4.
Untuk mengatasi kelemahan tersebut bisa dengan berkolaborasi Nginx, yaitu Nginx sebagai frontend sedangkan Apache sebagai backend. yaitu Nginx melayani static file macam image, js, css sedangkan apache melayani dynaminc request atas PHP. Jadi di situ ada kemudahan dan keunggulan dari apache sedangkan kelemahannya tertutupi oleh Nginx.
Ada juga solusi lain, yaitu dengan web cache macam Varnish supaya server tidak overload dan speed load tetap kenceng. System apache yang didukung varnish ini digunakan raksasa drupal hosting macam Acquia dan Pantheon. Pada drupal.org juga sudah terdapat beberapa modul pendukung dan suport forum yang sangat dinamis.
Nginx
Memang secara keseluruhan pengguna Nginx jauh lebih sedikit bila dibandingkan Apache, namun diantara diantara website sampai peringkat 1000 ternyata pengguna apache dan nginx relatif berimbang. Itu artinya nginx cukup bonafid. Dukungan drupal modul untuk nginx juga sangat banyak dan group nginx pada drupal.org juga sangat dinamis.
Nginx adalah web server yang fokus pada konkurensi tinggi, kinerja dan penggunaan sumber daya memori dan CPU yang rendah. Nginx adalah alternatif yang populer setelah Apache, sehingga ada banyak orang yang memiliki pengalaman dan pengujian yang signifikan yang dilakukan pada Nginx.
Keunggulan
Seperti disebutkan di atas bahwa nginx hemat sumber daya dan relatif mampu menangani high load. Namun bukan berarti dengan nginx lantas punya kemampuan super. Memang nginx sangat sedikit menyerap memory RAM, tapi dia lebih banyak bekerja pada hardisk, sehingga cenderung bermasalah pada IO. Untuk pemantapan Nginx bisa dilihat dokumentasi dan modul antara lain bikinan Perusio pada drupal.org. Jadi untuk urusan hemat dan high load maka nginx adalah nomor satu.
Kelemahan
Konfigurasi yang lebih ribet, terutama karena tanpa file .httaccess jadi kalau untuk clean urls atau redirect www harus ngoprek file server dan tidak cukup hanya pada drupal root folder. Karena itu tidak ada Shared Hosting yang menggunakan nginx, kecuali nginx proxy yaitu yang berkolaborasi dengan apache. Secara keseluruhan nginx relatif kurang kompatibel dengan drupal bila dibandingkan dengan apache. Namun jangan berkecil hati, dokumentasi drupal - nginx sangat lengkap, baik pada drupal.org maupun nginx.org
Microsoft IIS
Sebuah server aplikasi web dan set fitur modul ekstensi yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan dengan Microsoft Windows
Drupal inti akan bekerja menggunakan IIS 5, IIS 6, atau IIS 7 jika PHP dikonfigurasi dengan benar.
Untuk mencapai URL bersih Anda mungkin perlu menggunakan produk pihak ketiga. Untuk IIS7 Anda dapat menggunakan modul URL Rewrite dari Microsoft atau solusi pihak ketiga.
Bila menggunakan Drupal pada IIS 7 dengan FastCGI Anda harus menginstal Hotfix kb954946, atau menunggu sampai perbaikan terbaru muncul pada update paket (disarankan). KB954946 yang termasuk dalam Windows 2008 Server SP2.
Catatan Penggunaan Disk: Ukuran file total instalasi Drupal Anda akan tergantung pada apa yang Anda tambahkan ke situs Anda, tetapi file inti Drupal sendiri akan mengambil kira-kira 2 sampai 3 MB terkompresi. Ukuran yang tepat tergantung pada versi Drupal yang telah diinstal.